BERITA

    Terbit Okt 14, 2026

     

    AGATS, ASMAT — Pemerintah Kabupaten Asmat meresmikan Ruang Bermain Ramah Anak Kabupaten Asmat pada Rabu, 14 Oktober 2026. Fasilitas yang selesai dibangun pada 2025 tersebut dihadirkan sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memenuhi hak anak, mendukung tumbuh kembang anak, serta mewujudkan Kabupaten Asmat menuju Kabupaten Layak Anak.

     

    Dalam sambutannya, Bupati Asmat menegaskan bahwa anak-anak merupakan titipan kehidupan, penerus daerah, penjaga nilai-nilai pendidikan, dan harapan masa depan masyarakat Asmat. Karena itu, penyediaan ruang bermain yang aman, sehat, inklusif, dan edukatif menjadi tanggung jawab bersama pemerintah, keluarga, dan masyarakat.

    Menurutnya, nilai-nilai budaya dan kearifan lokal Asmat mengajarkan anak-anak untuk hidup dalam kebersamaan, saling menjaga, menghormati sesama, serta menghargai alam. Nilai tersebut sejalan dengan upaya perlindungan anak dan pemenuhan hak-hak mereka tanpa diskriminasi.

     

    Bupati menjelaskan bahwa gagasan pembangunan fasilitas tersebut berawal dari kunjungan kerja Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Prof. Yohana Yambise, ke Kabupaten Asmat. Dalam kunjungan tersebut, Kabupaten Asmat didorong menuju Kabupaten Layak Anak, dengan salah satu persyaratannya adalah tersedianya ruang bermain ramah anak.

    Pembangunan fasilitas kemudian dilaksanakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui program yang berkaitan dengan perlindungan anak. Pembangunan selesai pada 2025 dan telah melalui proses serah terima sebelum akhirnya diresmikan pada 14 Oktober 2026." jelasnya.

     

    Untuk memastikan fasilitas tersebut berfungsi secara optimal, Bupati Asmat menegaskan bahwa pengelolaan dan pengawasan Ruang Bermain Ramah Anak akan melibatkan tiga organisasi perangkat daerah (OPD), yaitu Dinas Pendidikan, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, serta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

    Dinas Pendidikan bertugas mendukung aspek pembinaan dan pendidikan melalui kegiatan bermain yang bersifat edukatif. Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak berperan dalam memastikan perlindungan serta pemenuhan hak anak, sedangkan Satpol PP dilibatkan untuk membantu menjaga keamanan fasilitas, termasuk pada siang dan malam hari." ujarnya.

     

    Bupati meminta agar penempatan petugas dan pembagian tanggung jawab antardinas dikoordinasikan dengan baik sehingga fasilitas tersebut dapat terawat dan digunakan sebagaimana mestinya.

    Ia juga  menekankan bahwa pembangunan fasilitas dengan biaya yang besar harus diikuti tanggung jawab pemeliharaan. Dengan demikian, ruang bermain tersebut dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi anak-anak di Kabupaten Asmat.

    Selain pengawasan oleh pemerintah daerah, Bupati juga mengarahkan agar penggunaan ruang bermain diatur secara terjadwal. Sekolah-sekolah dapat mengajukan kunjungan dengan membawa peserta didik untuk bermain dan belajar, didampingi guru maupun orang tua.

    Pengaturan jadwal tersebut diharapkan dapat membuat pemanfaatan fasilitas berlangsung tertib, aman, dan merata bagi anak-anak dari berbagai sekolah." tegasnya.

     

    Bupati turut mengajak orang tua, tokoh adat, tokoh agama, guru, dan seluruh masyarakat untuk bersama-sama membimbing, mengawasi, serta melindungi anak-anak ketika menggunakan fasilitas tersebut, termasuk anak-anak berkebutuhan khusus.

    Kondisi geografis Kabupaten Asmat yang memiliki wilayah perairan dan rawa menjadi tantangan tersendiri dalam penyediaan ruang publik. Oleh sebab itu, keberadaan ruang bermain ini diharapkan menjadi tempat yang aman dan bermanfaat bagi anak-anak untuk berinteraksi, belajar, serta mengembangkan kemampuan mereka." imbuhnya

    Bupati mengajak anak-anak yang hadir untuk memanfaatkan ruang bermain dengan penuh tanggung jawab, bermain dengan gembira, saling menghormati, dan tidak menyakiti satu sama lain." tambahnya.

     

    Ia berharap agar fasilitas tersebut dapat mendukung tumbuh kembang generasi muda Asmat agar menjadi anak-anak yang sehat, cerdas, berkarakter, serta bangga terhadap identitas dan budaya daerahnya."harapnya.

     

    Peresmian Ruang Bermain Ramah Anak ini menjadi langkah pemerintah daerah dalam menyediakan ruang publik yang mendukung pemenuhan hak anak. Keberhasilan pemanfaatannya selanjutnya membutuhkan kerja sama dan kepedulian seluruh pihak agar fasilitas tersebut tetap aman, terawat, dan memberikan manfaat bagi generasi penerus Asmat."akhirnya.

     

    Terbit Okt 11, 2026

     

    ASMAT, PAPUA SELATAN — Pesan Juw mewarnai rangkaian penutupan Festival Asmat Pokman (FAP) ke-38 di Kabupaten Asmat, Papua Selatan. Pesan tersebut disampaikan oleh Ketua Lembaga Masyarakat Adat Asmat (LMAA) sebagai bagian dari upaya memperkuat nilai-nilai adat dan budaya masyarakat Asmat.(11/10/2026).

     

    David jimanipits menjelaskan Juw menjadi bagian penting dalam acara Adat istiadat yang sudah menjadi budaya Asmat karena memuat nilai-nilai adat, penghormatan terhadap leluhur, serta ajakan untuk menjaga dan melestarikan budaya Asmat yang diwariskan secara turun-temurun.

    Kalimat yang saya ucapkan dalam seruan juw adalah izin dan panggilan langsung kepada para leluhur untuk dapat hadir dalam upacara adat.

    Festival Asmat Pokman tahun 2026 ini bukan sekadar perayaan seni dan budaya, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkenalkan kekayaan tradisi Asmat, termasuk seni ukir, anyaman, tarian, dan berbagai warisan budaya lainnya." imbuhnya.

     

    Jimanipits berharap Festival Asmat Pokman ke-38 menjadi momentum untuk terus mengangkat martabat budaya Asmat sekaligus memperkenalkannya kepada masyarakat luas, baik di tingkat nasional maupun internasional.

    Melalui momentum penutupan FAP ke-38, masyarakat diharapkan terus memperkuat persatuan, menjaga identitas budaya, serta mewariskan nilai-nilai adat kepada generasi muda agar tetap hidup dan dikenal oleh dunia." ujarnya.

     

    Seruan tersebut menjadi pengingat bahwa pelestarian budaya membutuhkan keterlibatan bersama, baik dari masyarakat adat, pemerintah, tokoh adat, maupun generasi muda." tambahnya.

     

    Dengan berakhirnya Festival Asmat Pokman ke-38, pesan Juw diharapkan terus menjadi pedoman dalam menjaga adat dan budaya Asmat dalam kehidupan masyarakat sehari-hari." akhirnya.

    Terbit Aug 13, 2026

    EWER, ASMAT – 12 Agustus 2026 – Masyarakat Kampung Ewer, Distrik Agats, Kabupaten Asmat, Provinsi Papua Selatan, mendesak Pemerintah Daerah  untuk segera memfasilitasi pemulangan jenazah Ketua Adat Kampung Ewer menggunakan pesawat udara.

     

    Desakan tersebut disampaikan secara resmi oleh Dewan Adat, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan pemuda Kampung Ewer dalam pertemuan di Pangkalan Ojek Kampung Ewer, Senin (12/8/2026).

     

    Ketua Adat Besar Kampung Ewer, almarhum Yohanis Jiriw, wafat pada 11 Agustus 2026_  Putus Nafas Terakhir saat Rujukan perjalanan Kapal dengan tujuan RSUD Mimika , karena Saat ini jenazah masih berada di RSUD Mimika.

    IMG 20260812 WA0037

    Perwakilan Masyarakat Kampung Ewer,Adam Binar, mengatakan pemulangan dengan jalur laut membutuhkan waktu yang lama dan berisiko tinggi karena kondisi cuaca serta gelombang di perairan Asmat.

    Kami tidak meminta banyak. Kami hanya minta negara hadir dalam duka kami. Bapak adalah penjaga adat, penjaga tanah, dan penjaga perdamaian di Ewer. 

     

    “Menurut adat kami, jenazah pemimpin adat harus segera dipulangkan ke tanah leluhur untuk disemayamkan dengan upacara adat. Menunggu terlalu lama sama dengan tidak menghormati arwah beliau dan melukai hati masyarakat,” tegasnya.

     

    Masyarakat menilai pesawat adalah satu-satunya moda transportasi yang layak, cepat, dan sesuai dengan penghormatan terhadap kedudukan almarhum sebagai pemersatu warga Kampung Ewer dan wilayah sekitar;. Tambahnya.

     

    Sesuai keterangan Kabag Umum, pemulangan jenazah dari timika ke Ewer dilakukan lewat transportasi udara/pesawat. Ini prosedur standar untuk daerah kepulauan/terpencil di Papua karena akses darat dan laut terbatas.

     

    Masyarakat juga harus tahu bahwa prosedur kepulangan Jenasah dari luar daerah adalah hal yang Tidak gampang kami harus lewat beberapa prosedur dari daerah hingga pihak Rumah Sakit di luar.

    Semuanya Kami jalankan sesuai petunjuk Dan arahan bupati sebagai pemimpin daerah.

    Kebijakan kepulangan Jenasah ini juga bupati mengambil kebijakan sesuai prosedur, Pemerintah akan kami fasilitasi transportasi udara untuk Kepulangan almarhum Selaku Ketua Adat Kampung Ewer di jadwal besok hari tanggal 13 Agustus 2026'',. pungkasnya.

     

     

    Almarhum- dikenal luas sebagai tokoh yang memperjuangkan hak-hak masyarakat adat, pelestarian budaya Asmat, dan kerukunan antar kampung selama beliau di kukuhkan menjadi Pemimpin atau ketua Adat di jew kampung Ewer menjabat sebagai Ketua Adat Kampung Ewer.

     

    "Masyarakat Kampung Ewer berharap pemerintah segera mengambil langkah cepat agar prosesi adat pemakaman dapat dilaksanakan sesuai tradisi.

    Terbit Juni 10, 2026

    AMBON, RBN ;-  Uskup Keuskupan Amboina Mgr. Seno Ngutra menegaskan bahwa seorang diakon harus hadir untuk melayani, bukan untuk dilayani. Penegasan itu disampaikan saat memimpin perayaan tahbisan 14 diakon di Gereja St. Joseph Poka-Rumah Tiga, Ambon, Rabu (10/6/2026).

    Dalam homilinya, Uskup Seno mengatakan tahbisan diakon merupakan anugerah Tuhan bagi Gereja melalui pemilihan orang-orang tertentu untuk mengemban tugas pelayanan. Karena itu, setiap diakon dituntut menunjukkan semangat pengabdian yang tulus kepada umat.

    “Karena tugas utama diakon adalah melayani. Ketika spirit pelayanan itu tidak ditunjukkan, maka jabatan itu sesungguhnya tidak memiliki arti. Jadilah seperti Kristus yang datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani,” tegas Uskup Seno di hadapan para imam, keluarga diakon, dan umat yang memadati gereja.

    Sebanyak 14 frater Seminari Tinggi Santo Fransiskus Xaverius Keuskupan Amboina menerima tahbisan diakon dalam perayaan yang berlangsung khidmat. Tahbisan tersebut menjadi salah satu yang terbesar dalam sejarah Keuskupan Amboina.

    Uskup Seno mengingatkan bahwa masa diakonat bukan sekadar status dalam hierarki Gereja, tetapi menjadi tahap pembuktian diri sebelum menerima tahbisan imam. Selama satu tahun ke depan, para diakon akan dinilai melalui kesetiaan, kedewasaan, dan kualitas pelayanan mereka kepada umat.

    “Kalian akan membuktikan diri di hadapan uskup, para imam, dan umat. Karena itu jalankan tugas pelayanan dengan penuh tanggung jawab dan kerendahan hati,” ujarnya.

    Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para orang tua yang telah mendukung dan mempersembahkan anak-anak mereka untuk menjalani panggilan hidup sebagai calon imam. Menurutnya, doa dan dukungan keluarga menjadi kekuatan utama bagi para diakon untuk tetap setia dalam perjalanan panggilan mereka.

    “Doa orang tua akan menjadi kekuatan tersendiri agar anak-anak tetap teguh dalam panggilannya hingga kelak ditahbiskan menjadi imam,” katanya.

    Sementara itu, sambutan Wali Kota Ambon Bodewin M. Wattimena yang dibacakan Penjabat Sekretaris Kota Ambon Robby Sapulette menegaskan bahwa kehadiran para diakon baru tidak hanya menjadi sukacita bagi Gereja Katolik, tetapi juga bagi masyarakat Maluku secara luas.

    Pemerintah Kota Ambon berharap para diakon mampu menjadi teladan dalam kehidupan bermasyarakat, membawa pesan kasih, persaudaraan, keadilan, dan perdamaian, sekaligus memperkuat kerukunan antarumat beragama di Maluku.

    “Di tengah berbagai tantangan sosial saat ini, kehadiran pelayan Tuhan yang membawa pesan kasih dan persaudaraan sangat dibutuhkan. Para diakon diharapkan menjadi jembatan yang mempererat hubungan antarumat beragama,” ujar Sapulette.

    Perayaan tahbisan turut dihadiri unsur DPRD Provinsi Maluku, para pastor paroki se-Kota Ambon, imam diosesan dan religius, pimpinan Seminari Tinggi Santo Fransiskus Xaverius, pimpinan Bimas Katolik, pimpinan komunitas religius, keluarga para diakon, serta ratusan umat Katolik.

    Momentum tahbisan 14 diakon tersebut menjadi tanda harapan baru bagi Gereja Katolik di Maluku dalam menyiapkan pelayan-pelayan umat yang mampu menghadirkan nilai kasih, persaudaraan, dan perdamaian di tengah kehidupan masyarakat yang majemuk.

    Terbit Sep 02, 2025

    Jakrata,RBN -: Perwakilan serikat pekerja menyampaikan dukungan penuh sekaligus sejumlah isu penting terkait nasib buruh dan pekerja di Indonesia dalam pertemuan silaturahmi bersama Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara Jakarta, pada Senin, 1 September 2025. 

     

    Pertemuan yang berlangsung cair sejak sore hingga malam itu juga membahas agenda strategis mulai dari RUU Ketenagakerjaan, RUU Perampasan Aset, hingga reformasi pajak. Dilansir dari setkab. Co. Id

     

    Perwakilan Gerakan Buruh Indonesia yang juga Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea, menegaskan komitmen buruh untuk berdiri bersama Presiden Prabowo. Ia menekankan bahwa dukungan tersebut disertai sikap tegas mendukung demonstrasi damai sekaligus menolak keras aksi anarkis yang berpotensi mengganggu stabilitas bangsa.

     

    “Yang pertama, Gerakan Buruh Indonesia mendukung penuh Presiden Prabowo Subianto. Dan kami menegaskan, kami bukan berada di belakang Presiden, kami berada di samping Presiden. Dan yang pasti, kami mendukung demonstrasi yang damai. Tetapi kami tegaskan, kami menentang perusuh-perusuh yang mencoba mengganggu stabilitas politik dan ekonomi di Indonesia,” ucap Andi Gani.

     

    Andi Gani juga menyebut bahwa Presiden Prabowo menegaskan ruang demokrasi tetap terjaga sekaligus berkomitmen mempercepat pembahasan dua rancangan undang-undang yang menjadi sorotan buruh. “Karena itu, Presiden berjanji ruang demokrasi tetap terjaga. Dan beliau berjanji, yang pertama, RUU Perampasan Aset segera dibahas, dan juga RUU Ketenagakerjaan yang diminta oleh buruh. Beliau minta kepada Ketua DPR untuk langsung segera dibahas, segera oleh partai-partai, dan setuju untuk segera dibahas,” lanjutnya.

     

    Senada, Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal, menambahkan bahwa demonstrasi tetap harus diberi ruang sebagai saluran aspirasi rakyat kecil. Ia menegaskan aksi tersebut harus berlangsung secara konstitusional dan anti-kekerasan sebuah pandangan yang disetujui langsung oleh Presiden Prabowo.

     

    “Kami mengusulkan dan berpendapat demonstrasi tetap harus diberi ruang. Karena itu hanya satu-satunya cara bagi kelompok bawah, kelompok buruh, petani, nelayan, mahasiswa, dan orang-orang kecil—untuk menyampaikan aspirasi ketika “lembaga-lembaga formal” lambat atau tidak mau mendengar. Tentu demonstrasi ini harus konstruktif, konstitusional, anti-kekerasan, dan tidak boleh anarkis. Dan pada titik itu Bapak Presiden setuju,” kata Iqbal.

     

    Menurut Iqbal, Presiden Prabowo merespons masukan perwakilan Serikat Pekerja dengan positif. “Prinsipnya Pak Prabowo, termasuk dari pemuka agama, kawan-kawan mahasiswa, organisasi kepemudaan, dan juga beberapa kelompok lain yang diundang, merespons baik, bahkan suasana sangat cair,” pungkasnya. (BPMI Setpres

    Terbit Juni 19, 2025

     

    AMBON,RBN.-Dalam melangsungkan kegiatan pembelajaran mata pelajaran sejarah, dibutuhkan sebuah imajinasi untuk memaksimalkan capaian materi yang disampaikan pada para siswa.

     

    Imajinasi tersebut dapat terbangun hanya apabila siswa betul-betul berada di tempat yang dekat dengan sejarah seperti museum. Siswa dapat belajar langsung pada sumbernya sambil berimajinasi secara nyata terkait masa lalu, tidak sekadar membaca atau menghafal materi dari sebuah buku saja.

     

    Meyke Fransina Tanamal, salah satu Guru Sekolah Dasar (SD) Inpres 35 Passo, Kota Ambon mengatakan, berbagai peninggalan yang ada dalam museum masih relevan sebagai bukti sejarah dan menunjang pembelajaran jauh lebih baik. Hal itulah yang harus dijaga di masa depan supaya anak tetap mengetahui kisah asli perjuangan bangsanya.

     

    "Kunjungan para siswa ke Museum ini bertujuan untuk memperdalam sejarah dan budaya serta cinta tanah air dan menumbuhkan minat pada benda-benda bersejarah. Hari ini ada 36 siswa kelas 3 yang kami ajak untuk berkunjung ke Museum Siwalima," tuturnya.

     

    Tanamal juga menambahkan, museum juga sangat membantu para guru untuk mempermudah pembelajaran melalui cara yang unik dan kekinian karena banyak memanfaatkan bantuan teknologi canggih seperti melalui visual tour dan audio visual tiga dimensi.

     

    "Jadi sebetulnya kami bersyukur sekali menjadi guru di masa ini, karena belajar tidak harus melalui buku, tapi sumber-sumber belajar itu bisa dari museum,” ujarnya.

    Terbit Mei 21, 2025

     

     

    Ambon, RBN.-Wakil Ketua Komisi IV DPRD Maluku, Welhelm Kurnala, mengungkapkan sejumlah temuan penting hasil pengawasan di 11 kabupaten/kota salah satunya, khususnya di sektor pendidikan.

     

    Dalam keterangannya kepada wartawan di Gedung DPRD Maluku, Karang Panjang, Ambon, Selasa (21/5), Kurnala menegaskan bahwa sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menjadi perhatian khusus karena berbagai permasalahan yang ditemukan di lapangan.

     

    "Kalau kita bicara pendidikan, maka sangat kompleks persoalannya. Di beberapa daerah kami temukan masalah Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi guru, kekurangan fasilitas fisik, serta keberadaan guru honorer yang tidak lagi diakomodasi," ujarnya.

     

    Kurnala juga menyoroti keberadaan guru honorer yang telah dirumahkan karena regulasi terbaru, serta guru yang telah lulus seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) namun hingga kini belum menerima Surat Keputusan (SK) pengangkatan.

     

    “Ini menjadi pekerjaan rumah bersama. Kita perlu melihat masalah Sumber Daya Manusia (SDM) ini secara serius, karena akan berdampak langsung pada kualitas pendidikan ke depan,” tegasnya.

     

    Ia menambahkan, dalam sistem PPPK terdapat masa uji coba. Jika dalam kurun waktu lima tahun guru yang telah diangkat tidak melaksanakan tugas dan fungsi (tupoksi) dengan baik, maka hal itu akan menjadi catatan evaluatif.

     

    “Kita ingin ada kelanjutan positif, bukan hanya sebatas wacana. Pemerintah daerah harus hadir dan mengambil peran dalam menyelesaikan persoalan-persoalan ini,” tutup Kurnala.

    Terbit Mei 01, 2025

     

    RakyatBicara.Net ;-- Jakarta, 27 April 2025 - Indonesia melalui Kementerian Pariwisata (Kemenpar) siap menjaring lebih banyak wisatawan mancanegara (wisman) untuk berkunjung ke tanah air melalui bursa pariwisata internasional terbesar di kawasan Timur Tengah “Arabian Travel Market (ATM) Dubai 2025” yang berlangsung di Dubai World Trade Centre, mulai 28 April hingga 1 Mei 2025. 

     

    Deputi Bidang Pemasaran, Kementerian Pariwisata, Ni Made Ayu Marthini, dalam pernyataannya di Jakarta, Minggu (27/4/2025) menjelaskan melalui ATM Dubai 2025, Indonesia berupaya mempromosikan destinasi pariwisata dengan meningkatkan brand recognition Wonderful Indonesia seiring tren saat ini.

     

    Deputi Bidang Pemasaran Kemenpar Ni Made Ayu Marthini saat menyampaikan pernyataannya, Minggu (27/4/2025). (foto ilustrasi dok. Kemenpar)

    "Tidak hanya promosi secara general, bursa pariwisata seperti ATM Dubai sangat membantu baik industri pariwisata maupun pemerintah dalam memperkenalkan destinasi unggulan di setiap wilayah,” kata Made. 

     

    Bursa pariwisata internasional terbesar di kawasan Timur Tengah ini telah berlangsung selama 30 tahun. ATM Dubai 2025 diperkirakan akan dikunjungi oleh lebih dari 47.000 pengunjung dan menampilkan kurang lebih 2.700 exhibitors dari 161 negara.

     

    Made menekankan, kehadiran Indonesia dalam ATM Dubai 2025 merupakan salah satu upaya penting untuk menjaga eksistensi Indonesia sebagai destinasi unggulan di dunia internasional khususnya kawasan Timur Tengah. 

     

    Tahun lalu, jumlah wisatawan asal Timur Tengah yang berkunjung ke Indonesia mencapai 224 ribu kunjungan atau naik sebesar 24 persen dari tahun sebelumnya, sehingga pertumbuhan yang positif ini merupakan potensi yang perlu terus digarap di masa mendatang.

    WhatsApp Image 2025 04 27 at 17.07.55

     

    "Target kunjungan wisman pada 2025 sebesar 14 juta sampai 16 juta wisman, dengan 249 ribu di antaranya adalah target wisatawan dari kawasan Timur Tengah. Angka ini meningkat 6,4 persen dari tahun sebelumnya sehingga diperlukan langkah akselerasi dan aktivitas promosi yang lebih intensif agar dapat menunjang pencapaian target tersebut, tentu salah satu upayanya melalui partisipasi Kemenpar dan industri pariwisata Indonesia di ATM Dubai tahun ini,” ujar Made. 

     

    Dengan tema besar “Experiential Tourism” dan fokus produk mencakup Gastronomy, Marine, dan Wellness, Paviliun Wonderful Indonesia akan memfasilitasi 20 industri pariwisata sebagai co-exhibitors yang terdiri dari TA/TO, DMC/DMO, Hotel/Resort, dan Atraksi Wisata berlokasi di Hall 7 No. AS 8558 - AS 8558A, DWTC. 

     

    Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta dan Indonesia Inbound Tour Operators Association (IINTOA) juga turut berkolaborasi pada bursa bergengsi ini dengan membuka lahan untuk memfasilitasi 15 delegasi industri pariwisata Jakarta dan 26 delegasi industri pariwisata anggota IINTOA.

     

    WhatsApp Image 2025 04 27 at 17.08.14

    Asisten Deputi Pemasaran Pariwisata Mancanegara III Kementerian Pariwisata, Raden Wisnu Sindhutrisno, menambahkan bahwa kolaborasi bersama mitra stakeholder dalam kepesertaan pada bursa pariwisata internasional ini diharapkan dapat memaksimalkan aktivitas promosi yang menunjukkan daya saing pariwisata dan ekonomi kreatif Indonesia dalam skala global. 

     

    “Melalui pertemuan bisnis antara sellers dan buyers yang diatur pada pre-scheduled appointment system, diharapkan target kepesertaan pada pameran ini sebesar 44 ribu potensial pax dapat tercapai,” kata Wisnu. 

     

    Wisnu berharap, bursa pariwisata Arabian Travel Mart Dubai ini mampu memberikan dampak positif pada peningkatan jumlah wisman khususnya untuk pasar Timur Tengah. 

     

    “Sehingga secara keseluruh dapat mendukung pencapaian target sekaligus mendorong pemulihan ekonomi Indonesia pasca-pandemi,” kata Wisnu.

     

     

    Selain itu, sebagai upaya untuk meningkatkan kunjungan wisatawan Timur Tengah, Kementerian Pariwisata juga akan menandatangani perjanjian kerja sama dengan Qatar Airways.

     

    Nota Kesepahaman (MoU) kerja sama antara Kementerian Pariwisata dan Qatar Airways ini akan ditandatangani pada 28 April 2025, pada hari pertama penyelenggaraan Arabian Travel Market (ATM) Dubai 2025.

     

     

    SUMBER

    Biro Komunikasi

    Kementerian Pariwisata

     

     

    Terbit Apr 15, 2025

     

    Ambon,RakyatBicara.Net-- RD Provinsi Maluku mengelar Rapat Palipurna, Senin(14/04/2025). Rapat tersebut dilakukan dalam rangka Penyampaian Dokumen Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) APBD Tahun Anggaran 2024, yang digelar di Ruang Rapat Paripurna DPRD Provinsi Maluku, Karang Panjang, Ambon.

     

    Rapat yang dihadiri Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa didampingi Wakil Gubernur Abdullah Vanath mengatakan, bahwa Pemerintah Daerah telah menyerahkan Dokumen LKPJ kepada DPRD Provinsi Maluku pada tanggal 24 Maret 2025, namun bertepatan dengan agenda hari libur keagamaan, reses anggota DPRD dan Cuti Nasional, maka Rapat Paripurna baru dapat dilaksakan hari ini.

    Dokumen LKPJ yang disampaikan saat ini, terang Gubernur adalah untuk melaporkan kinerja pemerintahan pada masa sebelumnya, sebelum dirinya dan Abdullah Vanath menjabat sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku, namun substansi hasil evaluasi berupa perbaikan terhadap proses pembangunan pada tahun sebelumnya tetap merupakan hal yang penting sebagai masukan perbaikan proses pembangunan saat ini maupun masa mendatang.

     

    Gubernur dalam pidatonya juuga mengingatkan tentang tema Pembangunan yakni pemantapan daya saing daerah melalui peningkatan ekonomi, penguatan SDM dan konektivitas, tema tersebut ini akan mengarahkan berbagai kebijakan yang dilakukan untuk meningkatkan kesejahteraan.

    Lebih Lanjut Lewerissa menjelaskan bahwa laporan masyarakat dan pada Laporan LKPJ ini juga menyajikan kondisi keuangan Provinsi Maluku pada Tahun 2024 bersifat sementara.

     

    “LKPJ ini belum di Audit oleh Badan Pemeriksa Keuangan sehingga bersifat sementara, dan jika telah di audit akan kami sampaikan ke Dewan Perwakilan Rakyat yang terhormat,” ujar Gubernur.

    Gubernur berharap Evaluasi LKPJ tahun 2024, hendaknya dilakukan secara objektif dalam paradigma yang dilandasi semangat kemitraan, rekomendasi yang konstruktif dari anggota dewan yang terhormat akan sangat bermakna pada kemajuan daerah di berbagai bidang pembangunan.

     

     

    Sebelum menutup pidatonya, Gubernur Maluku menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk senantiasa menjaga kemanan dan ketertiban diwilayah masing masing.

    “Jangan mudah terpengaruh oleh berita yang tidak benar, berita hoax dan isu isu yang menyesatkan, mari kita bersatu dalam bingkai Orang Basudara, Potong dikuku rasa di daging, Ale rasa Beta Rasa, sagu salempeng dibagi dua,” tutup lewerisa.

    Please publish modules in offcanvas position.