Agats, RakyatBicara.Net ;– Bupati Asmat, Thomas Eppe Safanpo, menyampaikan arahan kepada peserta Tes Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan peserta Seleksi Kompetensi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahap I yang berlangsung di Lapangan Yos Sudarso Agats.
Dalam arahannya, Bupati memberikan informasi penting mengenai jumlah formasi CPNS tahun 2024. Kabupaten Asmat mendapatkan 248 formasi, yang terdiri dari 198 orang (80 persen) Orang Asli Papua (OAP) dan 50 orang (20 persen) formasi umum. Dari total formasi tersebut, tercatat 2.068 peserta yang mendaftar.
Dari hasil seleksi, jumlah peserta yang dinyatakan lulus untuk formasi OAP mencapai 189 orang (76 persen), sementara untuk formasi umum hanya 17 orang (7 persen). Adapun formasi yang masih kosong tercatat 9 formasi OAP (4 persen) dan 33 formasi umum (13 persen).
Selain itu, untuk formasi PPPK tahap I, Kabupaten Asmat mendapat 180 formasi yang terdiri dari tenaga guru, tenaga kesehatan, dan tenaga teknis. Dari jumlah tersebut, peserta yang dinyatakan lulus meliputi:
Guru: 93 peserta lulus, 7 formasi kosong.
Tenaga kesehatan: 31 peserta lulus, 19 formasi kosong. Tenaga teknis: 29 peserta lulus, 1 formasi kosong.
Bupati Thomas menyampaikan bahwa terkait formasi yang masih kosong, saat ini pemerintah daerah masih melakukan konsultasi lebih lanjut.
Bupati pun mengucapkan selamat kepada seluruh peserta yang berhasil lolos seleksi dan resmi bergabung sebagai bagian dari Pemerintah Kabupaten Asmat.
“Selamat kepada para peserta yang lulus. Mari bersama-sama kita bekerja membangun Asmat. Bagi yang belum berhasil, jangan berkecil hati. Tahun ini kembali direncanakan akan dibuka seleksi CPNS, sehingga masih ada kesempatan untuk mencoba lagi,” ungkap Bupati.
Acara ini menjadi momentum penting bagi pemerintah daerah dalam mendorong keterlibatan masyarakat, khususnya OAP, dalam birokrasi pemerintahan.
Diketahui penguman hasil seleksi SKB dan Hasil PPPK tahap I akan dilaksanakan pada 28 Agustua 2025 yang bertempat di lapangan Yos Sudarso dan Kantor BKPSDM.
