Internasional

    Terbit Mar 23, 2025

    Kantor redaksi Tempo kembali mendapat kiriman kotak berisi bangkai tikus yang dipenggal, setelah sebelumnya paket potongan kepala babi. Organisasi media dan pegiat kebebasan pers mengecam tindakan intimidasi dan ancaman yang ditujukan kepada jurnalis Tempo, serta mendesak Bareskrim Polri menangkap pelakunya.

    Kebebasan pers di Indonesia kian memburuk dalam dua tahun terakhir seiring meningkatnya kasus kekerasan terhadap jurnalis, menurut Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia.

    Data AJI Indonesia mencatat terdapat 101 kasus kekerasan pada 2023 dan 73 kasus setahun sesudahnya.

    Ketua AJI Indonesia, Nany Afrida, menyatakan setiap perkara yang masuk ke lembaganya pasti dilaporkan ke kepolisian, namun mayoritas pelakunya tak tertangkap.

    "Jadi bisa saya bilang kebebasan pers di era reformasi enggak jauh lebih baik dari era Orde Baru," ujar Nany.

    Ketua Dewan Pers, Ninik Rahayu, meminta pers nasional tidak takut terhadap berbagai model ancaman dan tetap menjalankan tugasnya secara profesional.

    Begitu pula perusahaan pers diharapkan bertanggung jawab atas keselamatan dan perlindungan para jurnalisnya dalam bekerja.

    Sebab sampai sekarang, kata Ninik, belum ada satupun mekanisme dari negara yang memberikan perlindungan kepada kerja-kerja jurnalis sebagai human rights defender.

    Menurut Ninik, penurunan angka Indeks Kemerdekaan Pers (IKP) sekaligus memperlihatkan "bahwa kondisi pers nasional tidak sedang baik-baik saja".

    Kronologi peristiwa paket bangkai tikus dan kepala babi

    Setelah paket potongan kepala babi, kantor redaksi Tempo mendapatkan kiriman kedua berupa kotak berisi bangkai tikus yang dipenggal.

    Petugas kebersihan Tempo menemukannya kardus berisi enam ekor tikus pada Sabtu (22/03) pukul 08.00 WIB.

    Dikutip dari Tempo, petugas kebersihan bernama Agus tersebut memanggil petugas kebersihan lain dan satpam Tempo.

    Ketika kardus dibuka, ada enam bangkai tikus dengan kepala terpenggal yang ditumpuk dengan badannya. Tak ada tulisan apa pun di kotak kardus tersebut.

    Pemimpin Redaksi Tempo Setri Yasra mengeklaim sebelum bangkai tikus, redaksi Tempo menerima pesan ancaman melalui media sosial pada Jumat (21/03).

    Pengendali akun itu menyatakan akan terus mengirimkan teror "sampai mampus kantor kalian".

    Beberapa hari sebelumnya, pada Rabu (19/03), kantor redaksi Tempo juga menerima paket berisi kepala babi tanpa telinga.

    Paket ditujukan untuk Francisca Christy Rosana, wartawan desk politik Tempo dan host siniar Bocor Alus Politik.

    Komite Keselamatan Jurnalis bersama Tempo telah melaporkan "teror kepala babi" yang dikirimkan orang tak dikenal kepada jurnalis Tempo ke Bareskrim Polri, Jumat (21/03). Dilansir dari BBC News indonesia

    Koordinator KKJ, Erick Tanjung, mengatakan teror ini merupakan bentuk penghalangan terhadap kerja jurnalistik yang diatur dalam Pasal 18 Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

    Selain juga dianggap sebagai ancaman terhadap nyawa jurnalis.

    "Jadi yang kami laporkan itu adalah pengiriman paket kepala babi dengan dua telinga dipotong," ujar Erick Tanjung kepada BBC News Indonesia.

    "Untuk pasal pidana, kami juga menggunakan pasal 170 ayat 1 dan pasal 406 ayat 1 KUHP.

    Terbit Feb 06, 2025
    Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri secara tegas menolak rencana Presiden Amerika Serikat, Donald Trump untuk memindahkan warga Gaza secara massal ke negara-negara tetangga.
     
    Sebelumnya, Presiden Trump mengumumkan rencana pemindahan warga Gaza secara permanen, saat menjamu Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu di Gedung Putih, pada Selasa (4/2).Dilansir Dari Fcabook VOAIndonesia
     
    Trump menyebut Mesir & Yordania sebagai tujuan relokasi warga Gaza, seraya mengklaim rencananya adalah alternatif yang "lebih disukai penduduk Gaza". Namun, Trump juga buka kemungkinan negara lain bakal menerima warga Gaza yang dipindahkan.
    Pengamat Hubungan Internasional dari Universitas Indonesia, Agung Nurwijoyo menjelaskan usulan Trump tersebut kontraproduktif terhadap ide solusi dua negara yang selama ini digadang-gadang Amerika Serikat.
     
    Hamas melalui pernyataan tertulis mengecam keras pernyataan Trump.
    ”Kami menolak pernyataan Trump yang menyebutkan bahwa warga Jalur Gaza tidak mempunyai pilihan selain pergi, dan kami menganggap (pernyataan) itu dapat menciptakan kekacauan & ketegangan di kawasan,” sebut Hamas.
     
     
     
    Pemerintah Arab Saudi juga menolak segala upaya memindahkan rakyat Palestina dari tanah mereka. Saudi menegaskan "tak akan menjalin hubungan dengan Israel tanpa ada upaya mendirikan negara Palestina".
     
    Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sisi & Raja Yordania Abdullah II juga telah mengeluarkan pernyataan menolak usulan Trump tersebut. Mesir, Yordania, dan negara-negara mitra Amerika di Timur Tengah telah memperingatkan Trump bahwa relokasi warga Gaza akan mengancam stabilitas Timur Tengah dan bisa memperluas konflik di kawasan.
    Konflik Hamas-Israel di Gaza kembali memanas setelah Hamas menyerang Israel pada 7 Oktober 2023, yang menewaskan 1.200 orang dan menyandera 252 orang, menurut penghitungan Israel.⁣⁣
    ⁣⁣
    Lebih dari 47.200 warga Palestina tewas dan 111.400 lebih terluka dalam serangan Israel, menurut Kemenkes Gaza.⁣⁣
    ⁣⁣
    Israel menduduki Tepi Barat, Jalur Gaza, dan Yerusalem Timur pada 1967, dan setelahnya terus membangun pemukiman di Tepi Barat.⁣⁣

    Terbit Okt 01, 2024

    Menteri Pertahanan Amerika Serikat Llyod Austin menyatakan telah berbicara dengan Menhan Israel Yoav Gallant mengenai situasi keamanan dan operasi Israel. AS menegaskan dukungannya untuk Israel.

    "Saya tegaskan bahwa Amerika Serikat mendukung hak Israel untuk membela diri. Kami sepakat tentang perlunya membongkar infrastruktur serangan di sepanjang perbatasan untuk memastikan bahwa Hizbullah Lebanon tidak dapat melancarkan serangan seperti pada 7 Oktober terhadap komunitas Israel di utara," kata Austin pada media sosial X, Senin (1/10/2024).

    Pembicaraan tersebut dilakukan melalui sambungan telepon setelah militer Israel mengatakan melakukan "serangan darat terbatas, terlokalisasi, dan ditargetkan berdasarkan intelijen yang tepat" terhadap Hizbullah di desa-desa di Lebanon selatan dekat perbatasan.

    Israel menilai infrastruktur serangan Hizbullah di perbatasan dapat menimbulkan "ancaman langsung terhadap komunitas Israel di Israel utara." Meski demikian, Austin menegaskan kembali bahwa resolusi diplomatik diperlukan untuk memastikan bahwa warga sipil dapat kembali dengan selamat ke rumah mereka di kedua sisi perbatasan.

    Dia juga menegaskan bahwa AS "berada dalam posisi yang tepat untuk membela personel, mitra, dan sekutu AS dalam menghadapi ancaman dari Iran dan organisasi teroris yang didukung Iran, dan bertekad untuk mencegah aktor mana pun mengeksploitasi ketegangan atau memperluas konflik."

    "Saya tegaskan kembali konsekuensi serius bagi Iran jika Iran memilih melancarkan serangan militer langsung terhadap Israel," ujarnya.

    Terbit Aug 16, 2024

    Kelompok Hamas pada Rabu (14/8/2024) menyatakan bahwa tak akan terlibat dalam perundingan gencatan senjata di Gaza.

    Tetapi Hamas kemungkinan bakal bertemu dengan mediator dan berkonsultasi langsung setelah perundingan selesai digelar di Qatar pada Kamis (15/8/2024) ini.

    Sementara AS memperkirakan pembicaraan tidak langsung akan berjalan sesuai rencana di ibu kota Qatar, Doha, pada Kamis.

    AS mengatakan bahwa perjanjian gencatan senjata masih mungkin dilakukan, sambil memperingatkan bahwa kemajuan sangat diperlukan untuk mencegah perang yang lebih luas lagi.

    Axios melaporkan bahwa Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken telah menunda perjalanan ke Timur Tengah yang diperkirakan akan dimulai pada hari Selasa.

    Sekretaris pers Gedung Putih Karine Jean-Pierre mengatakan kepada wartawan bahwa Direktur CIA Bill Burns dan utusan AS untuk Timur Tengah Brett McGurk akan mewakili Washington pada pembicaraan pada Kamis di Qatar.

    Tiga pejabat senior Iran mengatakan bahwa hanya kesepakatan gencatan senjata di Gaza yang akan menahan Iran dari pembalasan langsung terhadap Israel atas pembunuhan pemimpin Hamas Ismail Haniyeh di wilayahnya bulan lalu.

    Shopee Mart - Gratis ongkir tanpa min. belanja ke seluruh Indonesia

    "Israel akan mengirimkan tim perundingan pada tanggal yang disepakati, yaitu 15 Agustus, untuk menyelesaikan rincian implementasi perjanjian kerangka kerja tersebut," kata juru bicara pemerintah David Mencer dalam sebuah pengarahan.

    Delegasi tersebut termasuk kepala mata-mata Israel David Barnea, kepala dinas keamanan dalam negeri Ronen Bar dan kepala sandera militer Nitzan Alon.

    Hamas telah menyuarakan skeptisisme terhadap perundingan tersebut, dan menuduh Israel mengulur waktu.

    Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan bahwa pemimpin Hamas Yahya Sinwar telah menjadi hambatan utama bagi tercapainya kesepakatan.

    "Melakukan perundingan baru memungkinkan pendudukan untuk menerapkan persyaratan baru dan menggunakan labirin negosiasi untuk melakukan lebih banyak pembantaian," terang pejabat senior Hamas Sami Abu Zuhri kepada Reuters.

    Absennya Hamas dalam perundingan tidak menghilangkan peluang kemajuan karena kepala perunding Hamas Khalil al-Hayya berbasis di Doha dan kelompok tersebut memiliki saluran terbuka dengan Mesir dan Qatar.

    "Hamas berkomitmen terhadap proposal yang diajukan pada 2 Juli, yang didasarkan pada resolusi Dewan Keamanan PBB dan pidato Biden serta Hamas siap memulai diskusi mengenai mekanisme untuk menerapkannya," kata Abu Zuhri.

    Sebuah sumber yang mengetahui masalah ini mengatakan Hamas ingin para mediator kembali dengan “tanggapan serius” dari Israel.

    Jika hal itu terjadi, kata kelompok tersebut, mereka akan bertemu dengan mediator setelah sesi hari Kamis.

    Dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan Hamas pada Rabu malam bersama dengan beberapa faksi yang lebih kecil, Hamas menegaskan kembali tuntutan luar biasa yang ingin dicapai oleh faksi-faksi tersebut dalam perjanjian gencatan senjata.

    Kelompok tersebut mengatakan perundingan harus mengkaji mekanisme untuk menerapkan apa yang disepakati dalam kerangka kesepakatan yang diajukan oleh para mediator.

    Yakni akan mencapai gencatan senjata komprehensif, penarikan penuh pasukan Israel, menghentikan pengepungan, membuka penyeberangan dan rekonstruksi Gaza serta mencapai kesepakatan mengenai sandera/tahanan.

     

    Sumber:kompas.Com

    Terbit Juli 24, 2024

    Direktur Dinas Rahasia AS Kimberly Cheatle telah mengundurkan diri setelah banyaknya seruan dari para anggota parlemen agar dia mengundurkan diri menyusul upaya pembunuhan terhadap mantan Presiden Donald Trump.

    Dalam surat pengunduran dirinya, yang diperoleh dari seorang pejabat senior yang menerimanya, Cheatle menulis

    Please publish modules in offcanvas position.