Bupati Asmat Resmikan Ruang Bermain Ramah Anak, Tiga OPD Ditugaskan Mengelola dan Menjaga Fasilitas

    Bupati Asmat Resmikan Ruang Bermain Ramah Anak, Tiga OPD Ditugaskan Mengelola dan Menjaga Fasilitas

     

    AGATS, ASMAT — Pemerintah Kabupaten Asmat meresmikan Ruang Bermain Ramah Anak Kabupaten Asmat pada Rabu, 14 Oktober 2026. Fasilitas yang selesai dibangun pada 2025 tersebut dihadirkan sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memenuhi hak anak, mendukung tumbuh kembang anak, serta mewujudkan Kabupaten Asmat menuju Kabupaten Layak Anak.

     

    Dalam sambutannya, Bupati Asmat menegaskan bahwa anak-anak merupakan titipan kehidupan, penerus daerah, penjaga nilai-nilai pendidikan, dan harapan masa depan masyarakat Asmat. Karena itu, penyediaan ruang bermain yang aman, sehat, inklusif, dan edukatif menjadi tanggung jawab bersama pemerintah, keluarga, dan masyarakat.

    Menurutnya, nilai-nilai budaya dan kearifan lokal Asmat mengajarkan anak-anak untuk hidup dalam kebersamaan, saling menjaga, menghormati sesama, serta menghargai alam. Nilai tersebut sejalan dengan upaya perlindungan anak dan pemenuhan hak-hak mereka tanpa diskriminasi.

     

    Bupati menjelaskan bahwa gagasan pembangunan fasilitas tersebut berawal dari kunjungan kerja Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Prof. Yohana Yambise, ke Kabupaten Asmat. Dalam kunjungan tersebut, Kabupaten Asmat didorong menuju Kabupaten Layak Anak, dengan salah satu persyaratannya adalah tersedianya ruang bermain ramah anak.

    Pembangunan fasilitas kemudian dilaksanakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui program yang berkaitan dengan perlindungan anak. Pembangunan selesai pada 2025 dan telah melalui proses serah terima sebelum akhirnya diresmikan pada 14 Oktober 2026." jelasnya.

     

    Untuk memastikan fasilitas tersebut berfungsi secara optimal, Bupati Asmat menegaskan bahwa pengelolaan dan pengawasan Ruang Bermain Ramah Anak akan melibatkan tiga organisasi perangkat daerah (OPD), yaitu Dinas Pendidikan, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, serta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

    Dinas Pendidikan bertugas mendukung aspek pembinaan dan pendidikan melalui kegiatan bermain yang bersifat edukatif. Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak berperan dalam memastikan perlindungan serta pemenuhan hak anak, sedangkan Satpol PP dilibatkan untuk membantu menjaga keamanan fasilitas, termasuk pada siang dan malam hari." ujarnya.

     

    Bupati meminta agar penempatan petugas dan pembagian tanggung jawab antardinas dikoordinasikan dengan baik sehingga fasilitas tersebut dapat terawat dan digunakan sebagaimana mestinya.

    Ia juga  menekankan bahwa pembangunan fasilitas dengan biaya yang besar harus diikuti tanggung jawab pemeliharaan. Dengan demikian, ruang bermain tersebut dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi anak-anak di Kabupaten Asmat.

    Selain pengawasan oleh pemerintah daerah, Bupati juga mengarahkan agar penggunaan ruang bermain diatur secara terjadwal. Sekolah-sekolah dapat mengajukan kunjungan dengan membawa peserta didik untuk bermain dan belajar, didampingi guru maupun orang tua.

    Pengaturan jadwal tersebut diharapkan dapat membuat pemanfaatan fasilitas berlangsung tertib, aman, dan merata bagi anak-anak dari berbagai sekolah." tegasnya.

     

    Bupati turut mengajak orang tua, tokoh adat, tokoh agama, guru, dan seluruh masyarakat untuk bersama-sama membimbing, mengawasi, serta melindungi anak-anak ketika menggunakan fasilitas tersebut, termasuk anak-anak berkebutuhan khusus.

    Kondisi geografis Kabupaten Asmat yang memiliki wilayah perairan dan rawa menjadi tantangan tersendiri dalam penyediaan ruang publik. Oleh sebab itu, keberadaan ruang bermain ini diharapkan menjadi tempat yang aman dan bermanfaat bagi anak-anak untuk berinteraksi, belajar, serta mengembangkan kemampuan mereka." imbuhnya

    Bupati mengajak anak-anak yang hadir untuk memanfaatkan ruang bermain dengan penuh tanggung jawab, bermain dengan gembira, saling menghormati, dan tidak menyakiti satu sama lain." tambahnya.

     

    Ia berharap agar fasilitas tersebut dapat mendukung tumbuh kembang generasi muda Asmat agar menjadi anak-anak yang sehat, cerdas, berkarakter, serta bangga terhadap identitas dan budaya daerahnya."harapnya.

     

    Peresmian Ruang Bermain Ramah Anak ini menjadi langkah pemerintah daerah dalam menyediakan ruang publik yang mendukung pemenuhan hak anak. Keberhasilan pemanfaatannya selanjutnya membutuhkan kerja sama dan kepedulian seluruh pihak agar fasilitas tersebut tetap aman, terawat, dan memberikan manfaat bagi generasi penerus Asmat."akhirnya.

     

    Please publish modules in offcanvas position.