SHERLY TJOANDA : PIALA DUNIA 2026 ' ORANG MALUT ' BUKAN JADI PENONTON SEKARANG WAKTUNYA MENJADI BAGIAN DARI SEJARAH

     

     

    RakyatBicaraNet ; - Menjalang Pembukaan Piala Dunia 2026 yang berlangsung di Benua Amerika,  Yang di nantikan seluruh   penjuru Dunia Tak terkacuali  Provinsi Maluku Utara.  Kali ini Gubernur Maluku Utara , Sherly Tjoanda , Jadi sorotan Warga Net Di plat Foam Media Sosial

     

     Dalam ungghan video berdurasi 1:53  Detik yang di post di akun Fb  @sharely Tjoanda ,  Orang nomor satu di Maluku Utara itu   Menyampaikan  bahwa Pemerintah Maluku Utara,  lagi serius untuk  mambangun sepak bola . Jumat ,  (13/26)

     

    " Bukan cuman jadi penenton ,  sekarang waktunya manjadi bagian dari sejarah " 

     

    ia menyampaikan  Pemerintah Maluku Utara lagi serius membangun sepak bola dari Desa sampai Nasional dengan mambangun  sistim bukan Sekedar event yang sudah berjalan dari tahun 2025 yang lalu. 

     

    " kita mulai dari fondasi dulu biar kuat dengan memberikan sertifikasi bagi 146 Palatih  dengan lisensi D dan C dari PSSI  dan 46 orang yang sudah diberikan dukungan pembinaan " ungkapnya 

     

    ia mangatakan  dengan adanya program seperti ini sudah mamberikan kemudahan bagi anak - anak  di Desa  " Artinya anak - anak di Desa sekarang sudah memiliki  akses latihan yang lebih serius dan terarah " ujarnya 

     

    ia menegaskan  di tahun 2026 Pemerintah provinsi  Maluku Utara akan ' Gas '  lebih kancang dengan  mamberikan sertifikasi  Pelatih sepak bola khusunya di Maluku Utara    " ada tiga  kursus lisensi   D  yang akan menghasilkan 90 pelatih baru " tandesnya 

     

    ia juga menargetkan program jangka panjang dengan program  '  satu Desa satu pelatih berlisensi '.  Tiga pelatih terbaik akan dikirim lanjut untuk mangikuti lisensi B di jakarta . sambungnya selain Pelatih Pemerintah Provinsi Maluku juga mambarikan pelatihan dan sertifikat bagi 60 wasit  lisensi C- 3 dan 30 wasit lisensi C-2 

     

    " Tujuannya bareng FIFA dan PSSI mambangun Ekositem kolaborasi dari provinsi sampai kabupaten dan kota , yang terpenting adalah semuanya ' Gratis ' tanpa pungut biaya " tegasnya 

     

    ia juga manjalaskan dengan  adanya pelatihan pelatih dan wasit bersertifikasi itu menjadi penting.  bukan hanya pemain  berbakat,  tapi meliki sistim yang mambuat talanta lahir terus dari desa dan kabupaten .

    Please publish modules in offcanvas position.